Indeks

  • 211

    Sekadar Ucapan Kecil untuk Haringga Sirila

    Senin, 24 September 2018 | Tri Shubhi A

    Tanpa kebencian, permusuhan dan amarah tak terkendali sesungguhnya sepak bola amat indah. Sangat indah.Haringga, entah kenapa, saya ingin minta maaf. Sebelumnya kita tidak saling kenal. Tapi, saya benar-benar ngeri membayangkan rasa sakit yang Hari rasakan. Saya benar-benar berduka. Saya pendukung Persib, saya mencintai Persib seperti Haringga mencintai Persija. Di sana, di luar sana, ada banyak anak-anak yang mencintai Persib, yang mencintai Persija seperti Haringga. Semoga mereka tidak pernah merasakan luka dan pilu seperti hari ini.

    Selengkapnya
  • 269

    Konferensi Ibn Sina di Israel (Catatan Perjalanan)

    Sabtu, 22 September 2018 | Syamsuddin Arif

    Ada beberapa hal penting dan menarik untuk dicatat dari “Post-Avicennian Science and Philosophy Conference” di tahun 2005 itu. Pertama, berdasarkan data-data historis dan bukti-bukti tekstual, para spesialis sejarah Islam sekarang ini umumnya sepakat bahwa sains dan filsafat Islam justru berkembang pesat pada tiga abad setelah era Ibn Sinna. Kedua, sarjana Barat yang mayoritas non-Muslim itu secara efektif bekerja sama dan berusaha memonopoli kajian khazanah keilmuan Islam dan merebutnya dari kaum Muslim. Mereka membangun citra bahwa mereka lebih tahu dan lebih mengerti tentang seluk-beluk pemikiran dan peradaban Islam daripada orang Islam sendiri.

    Selengkapnya
  • 215

    Makna Dua Gol Pertama Ronaldo di Serie A dan Kaitannya dengan Kepribadian Bangsa Kita yang Sering Bangun Kesiangan

    Senin, 17 September 2018 | Tri Shubhi A

    Perlu diingat juga, Ronaldo membangun dirinya dengan disiplin dan kerja keras. Ia latihan nyaris tiap hari. Orang Indonesia tentu akan susah untuk latihan keras begitu. Lagi pula untuk apa. Ronaldo kerja keras begitu karena ingin menikmati hidup di masa tua. Pemuda kita sudah menikmati hidup ketika Ronaldo masih bekerja keras.

    Selengkapnya
  • 164

    Tentang Genosida di Abad Informasi

    Sabtu, 15 September 2018 | Fathiannisa Cesaria

    Kecanggihan teknologi dan informasi di abad 21 yang setia dalam genggaman kita rupanya tidak selalu menjadi faktor lekatnya kita dengan bermacam kabar terbaru. Mungkin kita amat ingin memperbaharui kabar-kabar tertentu yang diinginkan atau sukai. Namun, kabar apa yang sampai atau datang masih tergantung pada fikiran dan hati kita sendiri. Karena biasanya, kalau kita mendengar kabar tentang kesengsaraan saudara-saudara kita, tak ada alasan untuk berpangku tangan. Apalagi, ini tentang saudara yang tempat tinggal persis di sebelah rumah kita.

    Selengkapnya