• Ikuti kami :

Mengenang Mina 1990

Komunitas NuuN 29

Bagi kita umat Islam, apalah lagi yang lebih dirindukan selain dapat menghadap Allah Yang Maha Kuasa di tanah suci ketika melakukan ibadah haji, dalam kondisi tubuh dan hati yang suci. (Diolah dari: Majalah Panji Masyarakat)

Douwes Dekker: Indo Mualaf Pecinta Negeri

Komunitas NuuN 119

Douwes Dekker atau Danudirdja Setiabudi, peranakan Indonesia-Eropa pendiri Indische Partij yang mencintai negeri ini. (Foto diolah dari: Majalah "Mimbar Indonesia" No. 36, Tahun IV, 9 September 1950, hlm. 26)

Kanji Rumbi & Nilai-nilai Sosial

Mohammad Subki 59

Bubur Kanji Rumbi yang menjadi makna persaudaraan bagi orang Aceh. (Foto: Tjut Nyak Subki Basya)

Agama dan Politik dalam Gambar Beringin

Komunitas NuuN 201

Gambar beringin berbentuk kaligrafi dengan lafaz "Allah" dan "Muhammad" yang muncul menjelang Pemilu 1977. (Sumber Foto: "Panji Masyarakat" No. 220 Tahun XVIII, 1 April 1977/12 Rabiul Awal 1397 H, hlm. 40--41.)

Jepang Setelah Perang Dunia II: Nuklir, Demokrasi, dan Demiliterisasi

Komunitas NuuN 168

"Genbaku Dome" atau Monumen Perdamaian Hiroshima menjadi saksi atas tragedi kemanusiaan ketika bom atom digunakan untuk pertama kalinya dalam sejarah perang manusia. (Foto: dokumentasi pribadi)

K.H. Ahmad Dahlan, Kenangan 149 Tahun

Komunitas NuuN 193

K.H. Ahmad Dahlan lahir di Kauman, Yogyakarta pada 1 Agustus 1868. Lelaki yang lahir dengan nama Muhammad Darwis ini kemudian menjadi tokoh besar Muslim di Indonesia.

Moh. Natsir selepas Orde Lama

Komunitas NuuN 167

Pak Natsir bersama istri dalam sampul majalah "Panji Masyarakat" untuk edisi 70 Tahun. (Foto: "Panji Masyarakat" No. 251 tahun ke XX, 15 Juli 1978, 9 Sya'ban 1398 H).

Mosi Integral Natsir

Komunitas NuuN 171

M. Natsir, arsitek utama di balik kembalinya kita ke negara kesatuan, kemudian diangkat sebagai Perdana Menteri Pertama Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Foto diolah dari: "Mimbar Indonesia" No. 35, 2 September 1950)

Perdana Menteri Pertama NKRI

Komunitas NuuN 253

Upacara penyumpahan anggota kabinet pertama NKRI dengan M. Natsir sebagai perdana menterinya di Kepresidenan Merdeka pada 7 September 1950. (Foto diolah dari: Mimbar Indonesia No. 37, 16 September 1950)